Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaSosial Kemasyarakatan

Yusep Kurnia, SH Siap Maju Lagi di Desa Mekarwangi: Mengabdi Itu Amanah, Menang Kalah Bukan Tujuan

×

Yusep Kurnia, SH Siap Maju Lagi di Desa Mekarwangi: Mengabdi Itu Amanah, Menang Kalah Bukan Tujuan

Sebarkan artikel ini

PANGALENGAN. Forwacinews.com – Mantan Kepala Desa Lamajang periode 2017-2023, Yusep Kurnia, S.H, saat disambangi di kediamannya menyatakan kesiapannya untuk maju kembali mengabdi di Desa Mekarwangi, yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu, 01/07/2026.

Dalam pertemuan tersebut, Yusep menyampaikan kesiapannya untuk maju kembali mengabdi di Desa Mekarwangi yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Lamajang.

Dalam pertemuan tersebut, Yusep menyampaikan kesiapannya untuk maju kembali mengabdi di Desa Mekarwangi yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Lamajang.

DOKUMENTASI:
Foto: Dari kiri – Yudika/Akew dan Mantan Kades Lamajang 2017-2023 Yusep Kurnia, S.H saat silaturahmi di Kp. Cikajang RW 16 Desa Lamajang. Rabu 01/07/2026

“Saya hadir bukan untuk kontestasi semata, tapi ini bentuk tanggung jawab moral kepada warga yang dulu saya perjuangkan,” ujar Yusep saat berdiskusi bersama tim media.

Yusep menegaskan ada 4 alasan utama ia memutuskan untuk maju kembali.

ALASAN MAJU:

1. Pertanggungjawaban Moral

Sebagai Kades garda terdepan yang dulu mendukung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di 12 RW sebelum menjadi Desa Mekarwangi. Aspirasi tersebut harus dituntaskan dan dikawal sampai terwujud.

2. Potensi Wilayah dalam Pembangunan Kedepan

Desa Mekarwangi memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata alam, dan UMKM warga yang perlu dioptimalkan untuk kemandirian ekonomi desa.

3. Tata Kelola Anggaran yang Transparan dan Tepat Sasaran

Dana desa, BKK Desa Persiapan, dan sumber anggaran lainnya harus dikelola secara terbuka, akuntabel, dan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.

4. Mengawal Proses Menjadi Desa Definitif yang Mandiri

Sebagai desa persiapan yang baru lahir, dibutuhkan pemimpin yang memahami proses administrasi, memiliki pengalaman, dan mampu mengawal Mekarwangi dari status persiapan menuju desa definitif yang kuat secara kelembagaan dan pelayanan.

Terkait kontestasi, Yusep bersikap legowo. “Soal menang atau kalah itu saya serahkan sepenuhnya kepada masyarakat. Saya hanya ingin berjuang kembali. Respon dan keputusan ada di tangan masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Beliau juga menyampaikan 2 harapan besar kepada warga Desa Mekarwangi.

HARAPAN:

1. Perubahan Mindset Masyarakat dalam Memilih Pemimpin

Masyarakat diharapkan memilih pemimpin yang kredibel, punya rekam jejak jelas, berintegritas, dan fokus membangun desa untuk jangka panjang, bukan karena kepentingan sesaat.

2. Penguatan Peran RW dan Kelembagaan Desa

Perlu adanya perwakilan tokoh masyarakat yang duduk di Pemerintahan dan Lembaga Desa melalui mekanisme pemilihan sesuai regulasi yang berlaku. Fungsi RW harus diperkuat sebagai jembatan langsung antara warga dengan pemerintah desa.

Reporter: Yudika Adjie/Akew

Example 300250

Tinggalkan Balasan