KAB. BANDUNG | Forwacinews.com –
Kontestasi partai politik dalam perhelatan jelang Pilkada serentak 27 November 2024 ini, pergerakan para elit politik makin hari makin dinamis dan mulai menghangat.
Khusus di kabupaten Bandung, adanya fakta partai – partai politik berbeda bendera yang mulai merapat tandatangani koalisi, juga adanya saling kunjungan antar pimpinan partai tingkat DPC/DPD kabupaten awali penjajakan koalisi. Semua itu jadi bukti dinamisme politik itu bergerak dan mengkerucut di bulan Mei tahun ini.
Kemunculan tagline pembius kalimat memakai istilah jargon keren, yang mudah diingat masyarakat mengusung sosok bacalon Bupati/Wakil mewarnai media berita online, medsos juga wahana obrolan politik relawan lokalan seputar Pilkada Kab. Bandung di WAG setiap hari meningkat grafiknya.
Tak kalah menarik dari itu, bermunculannya para pengamat regional hingga pengamat politik kesohor tingkat nasional., Seru dan ngeri – ngeri sedap. Mereka bilang, “Pilihlah Bupati/Wakil yang peduli rakyat”. Nama bacalon pun mereka usungkan masing – masing dukungannya.
Forwacinews.com, kali ini coba hadir tampilkan sentilan para pengamat, yang terhimpun lewat monitoring pemberitaan, baik di medsos juga di group WhatsApp relawan dimana insan media ada di dalamnya. Kuesioner chat pun disebar ke dalam tempo 3 X 24 jam, lalu disimpulkan, agar hasilkan pendapat sebagai angle “Pengamat Politik Bersuara”.
Dibocorkan, bahwa kuesioner redaksi dilayangkan via chat WhatsApp berupa angle/ judul “Pilkada Bandung Mengerucut Pada Koalisi Bandung BEDAS Lanjutkan Lawan Golkar- PKS – PAN, Kemanakah PDIP?”, Pengamat Politik Bersuara.
Berkenan berikan komentar. Yayat Hidayat SE., MM, selaku Ketua DPC Partai Gerindra, juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung, Dia berikan tanggapan dan harapannya sebagai Pimpinan Partai.
“Kita terbuka dengan siapa pun mengalir , biasa kalau pengamat kan menghangatkan suasana. Jadi biarkan mengalir saja karena kita masih silaturahmi dengan semua partai” ujar Yayat jawab kuesioner redaksi via chat WhatsApl, Sabtu 18/5/2024.
Yayat melanjutkan, Intinya Gerindra mengusung kader internal partai yang siap dengan segalanya, sesuai protap partai dan kader terbaik” tambahnya.
“Kami berharap, bahwa yang menjadi Bupati di tahun 2024 , yang akan datang adalah Bupati pilihan rakyat Kabupaten Bandung, yang peduli terhadap masyarakat kabupaten Bandung” harapnya pada sosok Bupati disampaikan.
“Dan bukan Bupati untuk golongan tertentu, tapi Bupati yang membawa kabupaten Bandung lebih baik dari hari ini” tukasnya.
Sementara itu, tanggapan dan harapan akan suksesnya Pilkada 2024. H. Asep Syamsudin S.Ag selaku Dewan DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 yang terpilih kembali jadi Dewan dari Dapil 2: Kabupaten Bandung dari Partai PKB, suarakan penilaian sikon politik saat ini.
“Menentukan berapa Paslon Bupati dan Wakil Bupati belum selesai sampai hari pendaftaran. Koalisi Partai yang akan ‘mengusung’ masih dinamis” ucapnya.
“Semua koalisi partai dan Bakal Paslon sedang ‘ngintip’, Calon Bupati Petahana akan ngambil Calon Wakil Bupati siapa dan PKB koalisi dengan siapa” imbuh dia berikan pandangannya.
“Jadi hemat saya, koalisi partai pengusung dan kandidat Paslon saat ini belum punya ‘kata pasti’, semua baru ‘ngira-ngira’ berdasarkan asumsi” tegas Asep.
Terakhir, harapan Asep Syamsudin selaku pribadi Kader PKB pada kesuksesan Pilkada serentak di Kabupaten Bandung tahun 2024 ini diutarakan.
“Pilkada serentak di Kab. Bandung semoga lancar, sukses, berkah dan jadi pembelajaran politik bagi semua pihak” ujarnya seiring do’a.
Asep pun berkata penuh keyakinan, “In syaa Alloh BEDAS jilid ke-dua untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dan percepatan,” pungkasnya.
Diberitahukan setelahnya, dari sekian pejabat, praktisi, relawan, tokoh politik juga pengamat tertuju, tampaknya banyak yang berikan jawaban senada, “Sementara ini, No Comment ” ucapan senanda terhimpun redaksi. (Tim Lipsus).
Editor : Yudika/Arif















