Kab. Bandung, forwacinews.com || Punggawa Desa kabupaten Bandung mengadakan Shering Dan Diskusi Tentang Pendampingan Pemuda Terhadap Isu Isu Sosial dan Kemasyarakatan.
Yayasan Pendidikan Putu Winata ikut berperan aktif Program Kemenpora RI bersama Punggawa Desa Kabupaten Bandung sebagai momentum untuk meningkatkan kolaborasi, khususnya di antara generasi muda, dalam memajukan negeri.

Ini merefleksikan semangat gotong royong pemuda yang berhasil menebar patriotisme dan menyatukan visi kebangsan, acaa shering diskusi ini dilaksanakan Sabtu (11/11/23) Di kantor Desa Arjasari turut hadir tiga narasumber, Rosiman S.Ip selaku Kepala Desa Arjasari, Dadang Ilyas Ketua Punggawa Desa Kabupaten Bandung dan Aiptu Kusnandi Babin kamtibmas, Karang Taruna, yang mengambil topik, “pembahasan pemuda, peran pemuda, pendampingan pemuda dalam ekonomi, sosial, politik, peran pemuda di Pemilu 2024.”
Demikian disampaikan H. Iyan Supriyanto Ketua yayasan Pendidikan Putu Winata, alasan pembukaan partisipasi generasi muda untuk terjun membangun bangsa ialah karena saat ini Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan dan masalah seperti korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoaks, ujaran kebenciaan, dan masalah lainnya.
“Tetapi, semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur,” Ucapnya.
Tantangan lainnya adalah perkembangan teknologi dan arus informasi yang kian masif. Dua hal ini berdampak pada meningkatnya kesenjangan penguasaan teknologi dan informasi antar generasi.
Untuk mengimbangi percepatan tersebut perlu dibarengi dengan kontribusi aktif generasi muda. “Penguasaan oleh pemuda terhadap teknologi dan informasi serta literasi digital menjadi sesuatu yang harus diseriusi,” cetus Dais selaku Narasumber
Di lain hal Wa Eros mendorong generasi muda saat ini untuk mempunyai visi, misi dan peran strategis hingga 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berlari lebih cepat. Strategi efektif adalah dengan kolaborasi lintas generasi dan lintas sektor.
Dikesempatan terakhir Aiptu Kusnadi mengajakan semua pemuda yang ada di Kecamatan Arjasari bisa berhati hati dalam penggunaan media sosial jangan sampai menjadi Hoaks.
Red, Koresponden, ES















