PANGALENGAN. ForwaciNews – Semangat cinta tanah air kian membara di seluruh wilayah, khususnya di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-81.
Warga bersama perangkat desa, Karang Taruna, siswa-siswa sekolah dan generasi muda lainnya bersatu bergotong royong menghias lingkungan, memasang bendera Merah Putih serta menyiapkan rangkaian kegiatan bermakna yang dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan dan kehangatan.
Kepala Desa Pangalengan sekaligus Ketua Apdesi Kecamatan Pangalengan yang membawahi 14 desa, AA Agus, menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi fokus utama penyelenggaraan HUT RI tahun ini. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.

“Dengan melibatkan generasi muda dalam baris-berbaris, pengibaran bendera, paduan suara dan kegiatan lainnya, hal ini menanamkan rasa cinta tanah air serta nilai perjuangan sejak usia muda agar semangat kemerdekaan terus hidup dan tidak luntur oleh waktu,” ujar AA Agus saat diwawancarai tim ForwaciNews di halaman kantor desa Pangalengan, Senin (10/8/2026),
“Generasi muda bukan hanya penonton, melainkan pelaku utama yang akan menjaga keutuhan persatuan dan memajukan masa depan desa serta negara tercinta,” tegasnya lagi.
Lebih lanjut AA Agus menjelaskan, bahwa dalam giat ini ia sengaja membuka kesempatan luas tanpa batas wilayah desa, demi mewujudkan keadilan dan penghargaan terhadap potensi seluruh putra-putri di wilayah kecamatan Pangalengan.
“Sengaja pada kegiatan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 di desa Pangalengan ini, saya libatkan siswa-siswa dari Madrasah Aliyah Islahul Amanah yang beralamat di Desa Margamukti — berada di luar wilayah Desa Pangalengan” ucap AA Agus menjelaskan.
“Hal ini saya lakukan demi kesetaraan, penghormatan dan memberikan kesempatan nyata bagi potensi siswa sekolah yang ada di seantero Kecamatan Pangalengan agar dapat tampil dan berkarya,” ungkapnya.
Langkah mulia tersebut mendapatkan dukungan dan apresiasi penuh dari pihak sekolah. Ibu Teja, selaku Pembina Latihan Baris-Berbaris dan Paskibra dari Madrasah Aliyah Islahul Amanah, menyambut baik kepercayaan yang diberikan.

Ibu Teja menjelaskan. Madrasah Aliyah Islahul Amanah sendiri merupakan lembaga pendidikan swasta binaan Yayasan Pendidikan Islam Ishlahul Amanah yang berkedudukan di Jalan PTPN VIII Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Saat ini Ibu Teja secara intensif membina dan melatih sebanyak 53 peserta baris-berbaris serta 42 calon pengibar bendera yang terdiri dari siswa kelas VII hingga XII, untuk tampil khidmat pada peringatan puncak 17 Agustus mendatang.
“Kegiatan ini luar biasa sekali dapat membangkitkan rasa nasionalisme peserta didik, menghargai jasa para pahlawan melalui penghayatan lagu-lagu perjuangan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air yang mendalam,” ujar Ibu Teja.
“Selain itu, kegiatan ini sangat efektif membangun karakter kedisiplinan, kebersamaan dan kebanggaan diri sebagai generasi penerus” imbuhnya.
Apresiasi berupa ucapan terima kasih disampaikan Ibu Teja kepada Pemerintah Desa Pangalengan, khususnya kepada Kepala Desa yang telah memberikan kesempatan luas kepada anak-anak didiknya.
“Terimakasih kami ucapkan kepada bapak Kades Pangalengan, berkat kepercayaan ini, anak-anak menjadi semakin aktif, kreatif dan tumbuh rasa bangga untuk menampilkan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan bersama di Pangalengan,” pungkasnya dengan penuh haru.
Kegiatan persiapan ini digelar secara swadaya dan penuh kebersamaan, bertujuan mempererat persaudaraan antarwarga serta membangun semangat bersatu membangun daerah yang maju, berdaulat, adil dan makmur bersama.
Peliput: Yudika / Akew















