Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Ragam PeristiwaTokoh Bersuara

Pasca Sekretariat FORWACI Terbakar, Sekejam Itukah Kita Pada Jurnalisme Mitra Banyak Pihak ? Oleh: Yudika Adjie

×

Pasca Sekretariat FORWACI Terbakar, Sekejam Itukah Kita Pada Jurnalisme Mitra Banyak Pihak ? Oleh: Yudika Adjie

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, ForwaciNews – Api ‘Si Jago Merah’ menghanguskan. Tapi jangan sampai menghanguskan empati kita.
Sabtu, 4 Juli 2026

Sekretariat Formasi Wartawan Cimaung Indonesia (FORWACI) yang berlokasi di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, kini tinggal puing. Laptop, kamera, arsip, meja kerja. Semua ludes dilalap api.

Sebagai Sekjen FORWACI, saya Yudika Adjie hanya bisa menorehkan curahan pena ini. Bukan untuk meminta dikasihani. Tapi untuk menyadarkan kita semua.

Selama ini FORWACI berdiri bukan untuk dirinya sendiri. FORWACI adalah mitra. Mitra banyak pihak.

Mitra Pemerintah Desa saat program Dana Desa perlu disebarluaskan.
Mitra Kecamatan saat ada pelayanan publik dan musibah warga.
Mitra Kabupaten Bandung saat Bupati dan OPD butuh informasi sampai ke 31 kecamatan.
Mitra Pengusaha dan UMKM saat produk lokal butuh dikenalkan ke publik.

Kerja jurnalisme FORWACI selama ini ikhlas. Tanpa banyak tuntutan. Karena kami percaya, informasi yang sampai itu penting untuk mewujudkan Bandung Lebih Bedas.

Inilah puing Sekretariat Forwaci Kabupaten Bandung pasca kebakaran.
Tempat ini selama ini jadi pusat informasi dari desa, kecamatan, sampai kabupaten.
Kini tinggal sisa.

Lalu hari ini, saat rumah kerja kami terbakar, di mana kita?

Apakah para Dermawan Birokrasi di level Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten akan berpaling?

Apakah para Dermawan Pengusaha yang selama ini mendapat ruang pemberitaan akan diam tanpa empati berarti?

Ini bukan soal belas kasihan. Ini soal keberlanjutan.
Tanpa ruang kerja, tanpa alat, bagaimana Jurnalis Kabupaten bisa terus jadi jembatan informasi?

Membangun kembali Sekretariat FORWACI bukan hanya membangun gedung. Tapi membangun kembali saluran informasi dari desa, kecamatan, sampai kabupaten.

Jangan sampai kita baru sadar pentingnya peran ini… setelah semuanya terlambat.

Rumah boleh terbakar. Tapi semangat jurnalisme mitra tidak boleh padam.

Mari bergandengan tangan. Karena FORWACI bukan milik wartawan saja. FORWACI milik kita semua.

Narsum – Penulis: Yudika Adjie/Sekjen FORWACI, Koord Tim FNC

Example 300250

Tinggalkan Balasan