Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Tokoh Bersuara

Dewan Anton Ahmad Fauzi : Jangan Pernah Berpikir Bahwa Pengamen Jalanan Tidak akan Pernah Maju

×

Dewan Anton Ahmad Fauzi : Jangan Pernah Berpikir Bahwa Pengamen Jalanan Tidak akan Pernah Maju

Sebarkan artikel ini

KAB. BANDUNGForwacinews.com – Ketua Umum komunitas Indonesia Angkot Club (IAC), juga selaku Anggota DPRD Kab. Bandung periode 2024-2029 yang baru dilantik, Anton Ahmad Fauzi hadir pada acara Seminar Wawasan Kebangsaan dan Festival Musik Jalanan yang digelar Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kabupaten Bandung.

Acara seminar tersebut diselenggarakan oleh komunitas KPJ Kabupaten Bandung, Bertempat di Jl. Gading Tutuka Prabu Cafe dan Resto, Soreang, Jum’at 6/9/2024.

Ketua KPJ Igun Ruchiyat yang akrab dipanggil “Apih Igun”, menggelar acara ini bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kab. Bandung yang mana Kabid Wawasan Kebangsaan Suherlan hadir berikan paparan seminar mewakili Kepala Kesbangpol Drs. Bambang Sukmawijaya M.Si yang berhalangan untuk hadir.

Anton Ahmad Fauzi, salah satu Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat berikan kata sambutan edukasi dan motivasi dihadapan para hadirin, ada Ketua Paseban Kab. Bandung Rd. Dani, pejabat Forkopimcam diwakili Sekcam Soreang Mamet Slamet, seniman musik Iwan Falsu, Ketua Forwaci Indra Fuji Priatna,  serta tidak kurang  40 peserta KPJ dan yang lainnya.

Tampak foto : Dewan Anton Ahmad Fauzi berikan Edukasi pada peserta Seminar Wawasan Kebangsaan dan Festival Musik Jalanan  KPJ Kab. Bandung

“Hari ini, di acara Seminar wawasan kebangsaan dan festival musik jalanan KPJ, saya memberikan sambutan yang pertama kalinya setelah saya dilantik jadi Dewan DPRD Kabupaten Bandung” ucap Anton yang spontan disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Anton pun berikan edukasi kepada peserta seminar KPJ, dengan kronologis kan perjuangan hidupnya hingga dia jadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Kabupaten Bandung.

“Saya jadi Dewan DPRD Kab. Bandung dan baru dilantik, saya rintis dengan kerja keras mulai dari bawah, pernah alami kesulitan finacial dan bangkrut, juga saya alami jadi sopir angkot untuk hidupi keluarga, hingga akhirnya jadi Dewan” ungkapnya.

“Saya jadi Dewan di DPRD ini, murni mulai dari masyarakat bawah, saya pernah jadi sopir angkot selama 1.5 tahun, di mana sopir angkot itu selalu bersinergi dengan pengamen jalanan” ujarnya menambahkan.

Sekelumit sejarah perjuangan Dewan Anton ini diceritakan singkat dalam sambutannya, semata berikan contoh edukasi kepada para peserta seminar kelompok penyanyi jalanan, agar tumbuhkan kepercayaan diri.

“Saya berpesan kepada semua Anggota KPJ, janganlah pernah berpikir, bahwa sebagai Penyanyi atau Pengamen jalanan itu tidak akan pernah maju” pesan Anton berikan motivasi kepada peserta seminar yang notabene para penyanyi dan pengamen jalanan.

Anton pun berpesan kepada anggota KPJ yang hadir, agar para pengamen jalanan jaga hidupnya agar bermartabat dan penampilannya disukai masyarakat.

“Saran saya untuk anggota KPJ, bila nyanyi atau ngamen di jalanan, jadilah penyanyi yang baik atau jadi pengamen jalanan yang selalu jaga martabat. Jadilah kelompok pengamen Jalanan yang disukai masyarakat” pesan Anton diutarakan.

Saran lain, khusus kepada Pengurus KPJ Kab. Bandung, Anton langsung singgung perlunya KPJ adakan program Paket Bimbingan Belajar, serta berjanji selaku Dewan untuk membantu masyarakat bawah.

“Sehubungan banyak pengamen dan penyanyi jalanan ini yang putus sekolah, saya sarankan agar Pengurus KPJ Kab. Bandung adakan Paket Bimbingan Belajar” sarannya.

“Setelah laksanakan Orientasi selama 5 hari, saya baru fahami Tupoksi Dewan sebenarnya. Kedepan Insya Allah saya akan siap membantu, minimal usulkan aspirasi bentuk program atau kebijakan yang dibutuhkan masyarakat bawah” pungkasnya.

Reporter : Tim FNC (Arif/Indra)
Editor : Yudika

Example 300250

Tinggalkan Balasan